Aquasprite Theme Demo

Vincent (1982)

Posted by shaddow on Minggu, 08 Desember 2013 , under , , , | komentar (0)



ini memang film pendeknya tim burton..mungkin kalian udah berkali-kali nonton film ini di youtube..hehe tapi ta apalah karena blog ini kadang berisi resensi kadang cuma iseng untuk mengungkapkan isi hati..hehe jadi kadang-kadang banyak film-film yang saya review hanya berdasarkan kesenangan saja..ahheeyy..

nah seperti yang udah diketahui oleh jutaan orang dimuka bumi ini bawah vincent itu film stop motion pertamanya tom burton yang dijadikan sebagai bonus fiture dalam film "the nightmare before christmas" tepat setahun sesudah film ini dibuat karena waktu itu katanya disney bingung gimana masarin film tim burton ini.

ini adalah akar dari hadirnya film corpse bride baik dari nuansa gotik bahkan hingga karakter yang dibuat selonjong mungkin.,seperti yang kita tahu sutradara yang satu ini senang sekali dengan hal-hal yang berbau abnormal.


vincent awalnya hanya sebuah puisi karangan burton yang ia buat ketika terbaring dikamar tidur dan menirukan suara vincent yang suaranya biasa kita denger di film-film kartun jadul disney..yang pada awalnya diperuntunkan untuk sebuah buku anak, saya ga bisa bayangkan jika anak-anak pada saat itu didoktrin dengan cerita-cerita liar burton..pastinya mereka akan mengalami mimpi buruk sepanjang hidupnya..ahaha

burtom juga mengaku bahwa inspirasi cerita-cerita liarnya secara tidak langsung dipengaruhi oleh karya-karya adgar allan poe bahkan cikal bakal frankenwini juga termasuk.. cerpen2 alan poe emang banyak mengangkat dunia kelam, saya pernah membaca bukunya "kisah-kisah tengah malam" disitu berisi kumpulan cerpen alan poe, dan ada salah satu judul yang masih membuat saya merinding ketika membacanya yaitu "setan merah".


sayangnya ini dibuat ketika burton bekerja di disney jadi secara finansialia mendapat sokongan dana yang cukup, jadi burton beruntung bisa membuat filmnya terlihat lebih baik dari segi properti maupun animasi 2d yang diikut sertakan juga dalam beberapa frame,, beda sekali dengan adam eliot yang saat bikin harvie krumpet benar-benaar indie..

karena film ini dibuat berdasarkan puisi jadi dalam segi cerita tidak terasa cheesy walapun tidak lepas dari unsur anak-anakanya seperti menghadirkan imajinasi kelewat liar..hehe


kenapa saya sangat menyukai stop motion karena ini tuh cikal bakal yang namanya animasi,,dimana pada saat itu orang-orang kreatif menggunakan media frame untuk membuat benda mati benar-benar bergerak...bahkan stop motion juga digunakan untuk film-film horror seperti trick bergesernya barang atau bahkan menghilang..bisa kita bayangkan betapa awasomenya bila kita menjadi penonton awam pada saat itu menyaksikan keajaiban stop motion.

sayangnnya seni kreatif ini semakin jarang muncul, dalam beberapa tahun saja film genre ini kehadirannya hanya bisa dihitung oleh jari.., maka untuk memenuhi memenuhi hasrat, saya lebih banyak mantengin TV buat nonton shaun the sheep..hehe

karena vincent mungkin telah menginspirasi filmnya charlie kaufman..dimana dia selalu senang mencampurkan dunia nyata dan fiksi..karena di film ini juga vincent memang memerankan vincent price dirinya sendiri,,maka untuk film ini saya kasih angka....*drumtroll

RATING :

Smiley


The game (1997)

Posted by shaddow on Kamis, 14 November 2013 , under , , | komentar (0)



kalau kita melihat dari opening film ini dan melihat rumah produksinya "propaganda film" maka yang terbayang diotak adalah ini sejenis film konspirasi yang diangkat dari novel dan brown, wah bakalan penuh dengan symbol dan teka-teki dong..jadi permainan apa yang dilakukan premason kali ini ?? jreng..jreng semua itu salah karena kalau ini film konspirasi yang maen pastilah tom hank..

pada dasarnya sebuah twist adalah bagian dari  film  bergenre mistery, thriller atau drama mistery. namun seiring perkembangan waktu sekarang sebuah twist banyak dipake diberbagai genre.

film yang memiliki twist dianggap sangat cerdas itulah alasannya mengapa belakangan ini banyak film menggunakannya, bahkan film sekelas die hard saja tidak luput dari trend tersebut, padahal yang dibutuhkan film action sebenarnya hanya sebuah ledakan yang besar serta baku hantam yang menyakitkan..hehe

dalam the game sebenernya ga ada letak permainannya sih,, atau pertunjuk yang harus dipecahkan jagoan kita, tapi yang ada hanya sebuah peristiwa dan bencana yang terus menghampirinya..mungkin maksud dari judulnya yaitu mempermainkan bukan permainan..ahhaha karena disini jagoan kita dipermainkan habis-habisan.


nicholas (michael douglas) seorang milyarder dengan segudang fasilitas mewah dalam hidupnya, namun dia hanya hidup seorang diri, ia dan isitrinya sudah lama bercerai. bayang-bayang masa lalu tentang ayahnya selalu menghantui. sampai saat hari ulang tahunnya tiba, sang adik conrad (sean penn) memberinya kartu nama sebuah perusahaan, dimana menurutnya itu adalah tempat yang menyenangkan untuk menggali apa yang disebut petualangan sejati.

mungkin karena sudah bosan hidup dengan rutinitas yang sama setiap hari, maka nicholas pergi ke perusahaan yang tertera dalam kartu nama pemberian adiknya itu, CRS sebuah perusahaan pelayanan petualangan sejati yang akan membuat clientnya ikut serta dalam sebuah permainan mistery..


nicholas kini telah terdaftar sebagai anggota,maka permainanpun dimulai..diawali dengan dikirimkanya sebuah kunci misterius dalam sebuah boneka yang ia temukan didepan rumahnya, kunci itu akan berguna untuk permainan selanjutnya, sebuah permainan yang nicholas sendiri belum mengerti seperti apa,

apakah permainan ini akan menyenangkan?? nampaknya tidak kini permainan itu semakin serius dan membahayakan nyawanya, kejadian-kejadian aneh terus terjadi dalam hidupnya, mulai dari hadirnya orang-orang baru sampai jebakan yang hampir saja membuatnya mati. nicholas baru sadar bahwa dirinya telah menjadi bahan permainan sebuah perusahaan yang kini kantornya menghilang secara misterius..


tapi kini dia tidak sendirian ada christine (deborah kara) yang mengaku sebagai bagian dari CRS yang akan membantu dirinya, yang ternyata kebohongan belaka,christine menjebak nicholas hingga ia tak sadarkan diri dan ketika bangun menemukan dirinya sudah berada di negara spanyol..

merasa dipermainkan dengan semua jebakan-jebakan itu,, maka petualangan nicholaspun dimulai untuk mencari dalang dibalik tergulingnnya sang milyarder ini...,


seperti yang saya bilang diawal ini tuh sebuah film drama mitery mengandalkan twist sebagai daya tariknya. film jenis ini memang selalu menyenangkan untuk ditonton ga tahu kenapa hususnya untuk saya sendiri..hehe mungkin udah jadi dasar manusia kali suka akan sebuah kejutan..ini film mitery terkonyol yang pernah saya tonton., walapun memiliki twist yang cukup ekstrim tapi entah kenapa bagi saya tidak terasa spesial..

jelas sekali film ini bermain cukup berbahaya, dimana mood penonton benar-benar dipertaruhkan..karena kalau kurang toleransi maka kekecewaanlah yang didapat, seperti teman saya yang menggerutu setelah selesai menontonnya karena merasa sangat ditipu..ahaha

kalau saja saya menjadi penonton dimasanya mungkin film ini akan menjadi yang spesial dihati saya..hehe namun sayangnnya setelah banyaknya film-film yang mengandalkan twist, maka the game terasa sangat konyol dan terlalu dibuat-buat..ahaha tapi tenang saja saya adalah penonton yang penuh toleransi dan bisa menghargai karya sang david fincher ini..

maka tidak ada salahnya untuk melayangkan tepuk tangan atas ide konyol yang luar biasa namun sangat jenius ini...hehe

RATING :

Smiley

Drope Zone (1994)

Posted by shaddow on Minggu, 13 Oktober 2013 , under | komentar (0)



sekarang udah jarang banget adegan parasut-parasutan ada dalam sebuah film,, ya ? sutradara lebih suka merevolusi karakternya bisa terbang daripada sekedar terjun..hehe liat aja maraknya film-film superhero belakangan ini. menurut saya terjun payung itu keren, kenapa ? pertama karena saya takut ketinggian.. kedua..karena ga ada yang lebih keren dibanding bermain-main dengan gravitasi.

kenapa kamu harus nonton film ini, selain banyak adegan atraksi terjun payung yang menakjubkan, ini juga sebuah film perampokan yang dilakukan dengan cara berbeda, kalau perampokan dilakukan dengan cara ngendap-ngendap lewat lubang angin dalam gedung kamu bilang terlalu mainstream..kamu kudu nonton film ini.. dijamin berbeda

ampir 70% gambar diambil dari ketinggian, 10% adegan santai..dan sisanya baku hantam plus tembak-tembakan..sebuah film action yang saya rindukan. di film ini kamu akan melihat wesley sniper sebenarnya punya bakat seperti edi murphy., dan kalau kamu liat selama ini di frencais blade dia begitu cool tiada tara,,boong itu cuma akting belaka.. di drop zone doski bakakalan nampilin karakter aslinya.

sebuah pesawat yang membawa seorang narapidana dan dikawal oleh Pete Nessip (Wesley Snipes) tiba-tiba saja dibajak oleh sekelompok penjahat dan mengakibatkan kekacauan dan hancurnya pesawat sehingga memakan banyak korban, termasuk adik sang polisi pete yang ikut serta dalam pengawalan kakanya tersebut.


nah bagaimana dengan penjahatnya.. ternyata lolos karena kelompok teroris ini ternyata para penerjun payung profesional..sontak ini menjadi bencana dalam hidup pete nessip, selain harus kehilangan saudaranya ia juga harus kehilangan pekerjaannya,.karena telah gagal mengemban amanat negara untuk menjaga seorang hacker berbahaya.

pete berencana untuk melakukan investigasi ini seorang diri menyelidiki siapa dalang dibalik pembajakan pesawat dan pembunuh adiknya, maka dimulai lah ia mendatangi tempat pelatihan terjun payung millik jessie (yancy butler) yang tidak lain ternyata kekasih salah satu anggota teroris yaitu jegger.


untuk memuluskan rencana balas dendamnya pete bersedia untuk menyeponsori tim penerjun payung jessie untuk mengikuti sebuah kompetisi..kerja sama saling menguntungkan ini pun disepakati, termasuk pete ikut andil dalam tim tersebut, nah sementara pete sibuk bermain dengan parasutnya. para teroris sedang memanfaatkan kehebatan seorang hacker berbahaya Earl Leedy (Michael Jeter).

namun ternyata jegger dikhianati oleh bosnya (gary busey), ia dibunuh saat sedang melakukan pendaratan karena dianggap membahayakan kelompoknya karena pete sudah mengetahui wajah jegger ini salah satu pelaku pembajakan kapal dulu, sontak hal ini membuat jessie marah, dan kini kerjasama antara pete dan jessie bukan sekedar terjun bebas saja tapi sudah melibatkan hal pribadi yaitu balas dendam.
  
Drope Zone memiliki isi yang sama seperti film action sejawatnya, namun karena memiliki latar sebuah olahraga ekstrem membuat film ini menurut saya terasa lebih spesial.,iya sih walapun ga bakalan seektrem triple X, namun beberapa scene terjun payung extrem yang ditampilkan cukup memukau..

sayangnnya banyak review sana beranggapan bahwa film ini terlalu dipaksakan..hehe karena cerita yang lemah dan terlalu dikesampingkan,.


 dan ini penampilan wesley yang udah rada mendingan dibanding di film demolition man yang super duper annoying..eh ternyata saya baru sadar bahwa gaya rambut doski di film blade ternyata transportasi dari perannya di di film demolition..cuma minus cat rambut dan diganti sama skin tato.

Pete Nessip awalnya akan diperankan oleh Steven Seagal namun bakalan aneh ngeliat seorang Steven Seagal menjerit-jerit karena takut ketinggiian ..maka peranpun digantikan oleh Wesley Snipes.,fakta selanjutnya adalah ketika jalinan hubungan antara sang Pete dan jessie yang bisa dijadikan jalinan asmara sehingga bisa memasukan scene roamtisme yang diminta pihak studio ditolak oleh sutradara kita, gejala rasisme mulai terasa disini..ahaha

RATING :

Smiley

GIE (2005)

Posted by shaddow on Rabu, 02 Oktober 2013 , under , | komentar (0)



mumpung masih dalam suasana 30 september nih (walaupun udah lewat) rasanya pass kalau saya review film ini..hehe sadar ga sadar menurut saya idealisme itu bukan kebudayaan masyarakat kita, memang menyedihkan tapi itulah kenyataannya, kenapa karena keramah tamahan sangat bertentangan dengan idealisme. bangsa kita itu bangsa yang menjungjung tinggi nilai persaudaraan.namun sayangnnya persaudaraan dalam tanda kutip..hehe..

saya mencari buku ini, tapi sampe sekarang belum dapet juga, malah keburu dapet filmnya, tak apalah toh ini yang bikin riri reza mungkin tidak akan mengecewakan.kecintaaan mira lesama  pada negri ini udah dibuktiin sejak dia dia dilahirin di dunia ini mungkin..hehe buktinya sampe sekarang dia tetap setia dengan tema-tema dalam negri yang mengusung kebudayaan & masalah sosial dalam film-filmnya.saya rasa ini film terbaik dari miles dan riri reza sejauh ini, karena laskar pelangi yang saya tonton tidak sampe membuat saya menganga.

ini adalah sebuah catatan harian seorang mahasiswa yang hidup dengan keidelaisan sangat tinggi pada jaman bendera palu arit masih berkibar di negri ini. idealisme yang dimilikinya selalu menghambat kehidupannya karena ia selalu menjadi pemberontank sejak masih kecil, dia selalu berkoar, berkomentar yang menurutnya tidak masuk akal. namun sayangnya keadialismeannya di uji ketika memasuki masa g 30 s pki, dimana demokrasi masih menjadi tanda tanya.

entah karena ini diangkat dari buku, atau memang riri reza sangat pandai dalam membesutnya, film ini terasa keren dengan mengusung tema berat, ditambah monolog yang berisi puisi-puisi menjadi nilai plus untuk GIE menjadi film biofrafi yang sangat epik.


saya pernah nonton film chili yang berjudul NO, dan selalu berasumsi bahwa film itu terbaik dalam menceritakan sejarah dari sudut pandang yang berbeda, padahal itu film tahun kemarin,saya lupa bahwa ternyata GIE lebih keren daripada yang saya kira. walapun membuat bingung ketika riri reza mencampurkan kehidupan pribadinya dengan pengaruh terhadap pemerintahan waktu itu.

indonesia gambaran perang bangsa arya dan yahudi dalam lingkup kecil, dengan tokoh hitler yang nampak abstrak didalamnya. dua kubu yang berbeda visi saling bertempur mempertahankan pendapatnya, intrik politik sudah menjadi barang tentu maksud dari kekacauan di indonesia pada masa itu.


disini kita akan diajak melihat sudut pandang yang berbeda dari seorang soekarno, kalau selama ini kita hanya tahu sosok presiden pertama itu adalah seorang pembawa revolusi, maka GIE punya pandangan sendiri menilai tokoh yang satu ini.

walaupun masih dengan kesan lebay didalamnya..hehe seperti ciri khas film indonesia lainnya, yang menampilkan sosok GIE sempurna bahkan sejak masih bercelana pendek sudah memiliki sifat idealisme dan berbeda dari anak lainnya. tapi masih bisa dimaafkan lah toh ini dibuat sebelum nolan membuat TDR, sehingga semua film harus terlihat real dan ditampilkan dari sisi humanisnya.


 dulu saya ga begitu mendalami pelajaran sejarah, yang ada cuma disuruh baca dan ngisi LKS yang harus dibeli seharga 7.500..hehe sebenernya apa sih yang dilakuin partai komunis indonesia, ampe mereka dibantai dengan tidak manusiawi, terus kenapa orang-orang yang cuma ikut-ikutan juga kena imbasnya, terus kenapa eksekusi ga memalui meja hijau dan melewati tahap introgasi dulu., mungkin itulah kebobrokan terparah negri ini, sekarang juga sih..cuma dengan cara yang lebih halus.

saya rasa negri ini engga butuh orang-orang pintar, buktinya pas negara kita di pimpin habibi ga ngefek apa-apa terhadap keadaan bangsa ini secara besar. yang kita butuhkan adalah sosok seorang yang idealis, namun sayangnnya orang-orang yang kaya gitu ga bertahan lama di negri kita ini, entah karena disingkirakan negara atau tuhan yang mengambil orang-orang kaya gitu lebih dulu.

GIE membuat saya sadar bahwa sesungguhnya musuh terberat itu bukan negara lain, tapi orang-orang sendiri.konspirasi dimana-mana, membuat rakyat salah persepsi membuat trik-trik politik untuk mengalihkan pikiran kita. praktek itu masih berjalan sampai sekarang, lalu masih adakah orang-orang yang peduli mengangkat kembali tentang pembantai masal itu ? mungkin ada, seperti yang saya tonton kemarin di kompas TV, tapi bagaimana reaksi dari para petinggi, sayangnya mereka ga ada waktu untuk mengurus masa lalu.. masih banyak rencana yang harus diwujudkan masa depan,, entah masa depan dirinya ataupun kelangsungan partainya.


sebelum berjamurnya film-film biografi seperti sekarang, GIE udah berhasil mengangkat tema yang berbeda., menjadi terobosan dimana kita selalu beranggapan bahwa orang-orang bule lah yang menjadi penyebab kesengsaraaan negri ini seperti yang ditampilkan bary prima..heheh

sebenarnya indonesia udah punya ladang yang bagus untuk membangun film-film yang menarik, apalagi ketika menempelkan sejarah didalamnya yang membuat pandangan orang mengganggap bahwa film ini berbobot, ga harus penuh ledakan dan suara tembakan, cukup dengan memasukan latar sejarah udah cukup sebuah film menjadi keren,, buktinya udah ada yang berhasil seperti KALA nya joko anwar.

setelah menonton GIE saya berharap lebih banyak lagi film-film yang bermuatan sejarah yang kita miliki, tidak harus dengan senjata dan ledakan, namun cukup dengan cerita yang kuat dan visual yang indah. masih ga bisa lepas dari orang2 bule, senjata dan ledekan besar untuk membuat film dengan latar sejarah ? coba tanyakan pada cate shortland gimana caranya dia bikan LORE..

well, sebelum nonton filmnya mungkin alangkah baiknya kita membaca dulu bukunya,, hanya sekedar bahan perbandingan saja..hehe


Rock 'n' Rolla (2008)

Posted by shaddow on Rabu, 11 September 2013 , under , | komentar (0)



 ada yang mencibir ada yang memuja itulah yang terjadi ketika sebuah karya tercipta, mereka yang memuja masih terpukau dengan kekuatan naskah guy ritchie dan selalu menganggapnya jenius, sedangkan mereka yang mencela merasa bosan dengan karya  ritchie yang selalu menerapkan formula yang sama.

sedangkan saya selalu tergila-gila dengan ritchie sejak snatch, film pertama dengan aktor terbanyak yang pernah saya saksikan..hehe

guy ritchie sang  sutradara yang dikenal adil dan bijaksana,karena selalu memberi porsi yang seimbang kepada para pemainnya untuk bebas mengekpresikan perannya,walapun peran sekecil apapun dia selalu bisa menempatkan sehingga peran tersebut tidak tenggelam dalam ingatan penontonnya.

jika pernah nonton film-film dia sebelumnya maka sudah tidak heran lagi dengan jalan cerita yang selalu disuguhkan. namun bila belum menyaksikan snatch maka siap-siap kebingungan di menit-menit awal dengan basa-basi pengenalan karakter yang begitu banyak.


Lenny Cole (Tom Wilkinson) menjalankan bisnis real estate yang sangat berkembang berkat bantuan Konselor korup (Jimi Mistry) untuk layanan birokrasi.konflik dimulai ketika Lenny mendapatkan klien Uri Omovich untuk bisnis real estate, sebagai kesepakatan atas bisnis mereka dipinjamkanlah sebuah Lukisan keberuntungan Uri kepada lenny hingga selesainya transaksi diantara mereka. 

Uri menyewa seorang akuntan perempuan Stella (Thandie Newton) yang ternyata seorang wanita licik penuh intrik dan tipu daya. sedangkan leny mempunyai anak buah Archy (Mark Strong) yang selalu siap melakukan pekerjaan kotor.


disisi lain terdapat sebuah kelompok penjahat yang siap menerima Job dari mafia-mafia ini, yang terdiri dari orang-orang yang ahli dibidangnnya, ada One-Two (Gerard Butler) dan Mumbles (Idris Elba) yang bekerja untuk Stella dan bertugas untuk merampok uang pembayaran uri kepada leny. dan si Bob (Tom Hardy) yang ternyata memiliki rahasia dalam hidupnya dan selalu datang dalam waktu yang tepat untuk membantu mereka berdua.


namun sayangnnya lukisan yang dipinjamkan Uri dicuri oleh seorang penyanyi rocker Johnny Quid ( toby Kebbell) yang ternyata adalah anak tiri leny, tentu saja ini menjadi pekerjaan archy untuk mengeluarkan sepasukan anak buahnya mencari benda yang menjadi kunci bisnis bosnya.

yang sangat dirugikan adalah Uri karena uangnnya telah dicuri sementara lukisan keberuntungannya hingga sekarang belum kembali juga, anak buahnya victor mulai mencium gelagat dari kelicikan yang dilakukan sang akuntan dan rekan bisnis bosnya.maka carut marut konflikpun terjadi..itulah letak keseruan dari karya-karya guy ritchie kecuali sherlock holmes ya..hehe


 ritchie itu masih senang-senang bermain dengan segerombolan aktor, menjadikan sebuah benda sebagai center konflik, jika di snatch sebuah berlian dan  di Lock, Stock and Two Smoking Barrels sepasang senapan, maka disini sebuah lukisan..hehe

dan  masih suka menggunakan nama-nama unik pada karakternya, jika Lock, Stock and Two Smoking Barrels ada jason statham yang rela diganti namanya dengan bacon dan dexter menjadi soap maka disini ada karakternya yang bernama one two dan sitampan bob..ahahah


ritchie punya gaya tersendiri dalam komedi-komedi yang ia masukan kedalam filmnya,lihat saja bagaimana terjadinya perampokan,dan sitampan bob yang ternyata memiliki rahasia dalam hidupnya. jika quentin tarantino senang dengan dialog yang bertele-tele maka ritchie sebaliknya ia lebih senang dengan konflik yang bertele-tele,.itu sebabnya di film ritchi kita akan menemukan banyak potongan video kecil yang menumpuk dan membangun sebuah cerita. perbedaan juga terletak pada tidak terlalu banyaknya ritchie memasukan exploitation didalamnya dengan tidak banyak ditampilkannya darah dan scene sex., lihat saja adegan bercinta Thandie Newton dan Gerard Butler yang dihadirkan dengan begitu malasnya..ahaha

ada keunikannya juga dimana dia sengaja melakukan SCS (shaky camera syndrome) yang biasanya dianggap kesalahan namun doski melakukannya untuk tujuan agar  penonton merasakan atau ikut menjadi karakter dalam film ini..heheyy. namun sayangnnya yang saya tidak mengerti mengapa terlalu banyak karakter homo di film ini..ahahaha


menurut kabar selentingan  guy Ritchie berharap untuk memperpanjang ROCKNROLLA menjadi trilogy, karena filmnya ini ternyata mendapat respon yang cukup positif. dengan tetap menjadikan geng the wild bunch,Johnny, dan Archy sebagai tokoh utama,yang sementara sekuelnya tersebut ia kasih judul "The Real ROCKNROLLA ". dan katanya sedang dalam proses penulisan sambil menunggu persetujuan studio sekarang ini..

Rock 'n' Rolla adalah film wajib tonton ketika kita sudah merasa bosan dengan CGI-CGI yang bertebaran belakangan ini di film-film hollywood...

RATTING : 

Smiley

Lady vengeance (2005)

Posted by shaddow on Jumat, 06 September 2013 , under , , , | komentar (2)



rasanya seri ketiga dari trilogy chan wook park ini sedikit lebih membingungkan untuk saya.. karena letak cerita yang berbelit-belit..hehe, walapun cerita ditingkatkan tapi nampaknya kadar sadisme lebih dikurangin dari film-film sebelumnya.

bila film pembuka diawali dengan kadar sifat humanis yang begitu tinggi, namun makin kesini chan wook park membuat karakternya lebih brutal lagi dengan mengesampingkan sisi moral kemanusian demi yang namanya balas dendam.

disini lebih ke cerita dengan fokus pada pembalasan dendam yang dilakukan geum-ja dibanding sympathy for mr.vengeance yang banyak menampilkan selentingan kondisi sosial korea dengan cara komedi namun tragis.seperti ditampilkannya keluarga yang melakukan bunuh diri masal sebagai dampak dari phk.

geum ja baru saja keluar dari penjara setelah 13 tahun dikurung dengan tuduhan penculikan dan pembunuhan seorang anak.namun seperti yang kita kira geum ja hanyalah korban salah tangkap, maka sejak diputuskannya hukuman yang akan ia jalani, dibuatnya rencana balas dendam pada penculik sebenarnya ketimbang melakukannya pada hakim atau polisi yang telah menangkapnya.


geum ja yang dikenal sebagai wajah malaikat dan kerpibadian yang baik selama didalam penjara dengan  membantu banyak wanita-wanita yang menjadi korban intimidasi rupanya memiliki maksud tersendiri.setelah ia keluar ia menagih balas budi satu persatu pada teman-teman yang telah ditolongnya, guna membantunya untuk memuluskan rencana yang telah ia susun guna melakukan aksi vengeance.

geum ja yang sekarang bukan lagi  geum ja yang lembut dan anggun tapi telah berubah menjadi mesin pembunuh yang sangat brutal, kebencian telah merubah dirinya menjadi pribadi yang dingin.kara pink yang ia pake dimata seakan menyiratkan pribadi geum ja yang lain.


 penculinya yang tidak lain tidak bukan adalah Mr.baek (min sik choi) seorang guru b.inggris,yang kali ini menjadi psikopat kembali walaupun tidak sebrutal penampilannya di "i saw the devil". min sik choi ini atau saya lebih suka menyebut doski daesu...hehe selalu berhasil memerankan sorang bapa-bapa yang brengsek.

liat aja walapun di oldboy jadi tokoh protagonis,,tetep kita bisa liat bagaimana dia liarnya ketika bercinta dengan anaknya sendiri,,maka imej bapa-bapa brengsekpun makin melekat pada doski..hehe


 MR baek diceritakan seorang penculik yang doyan mengabadikan momen kekerasan setiap aksi yang dilakukannya, dan juga mengkoleksi gantungan kunci korban yang dijadikan kenang-kenangan, entah sebuah kelainan atau cuma cara chan wook park saja agar punya alasan untuk mengeksekusi daesu diakhir cerita.

namun rupanya mr baek udah mencium gelagat geum ja yang akan melakukan pembalasan, maka disewanya seorang pendeta berambut aneh (byeong ok kim) yang mempunyai kerjaan sampingan sebagai mata-mata untuk memantau setiap gerak-gerik yang dilakukan geum ja.


mungkin lebih tepatnya ini bukan dendam tapi lebih ke penebusan dosa kali yaa..semacam hukum karma, itulah yang dibuat geum ja untuk Mr.baek. karena yang  melakukan eksekusinya ternyata orang lain.dan disinipun dia cuma menjadi perantara, imej sebagai malaikat penolongpun tetap konsisten dipegangnnya sampai akhir.

masih dengan tema abrnormal yang lebih sakit dibanding seri pendahulunya dimana seorang penjahat dieksekusi oleh korbannya secara bergantian.walapun melalaui perdebatan yang panjang tentang sisi kemanusian dari setiap eksekutor.

udah mirip antrian idul adha buat nunggu giliran dapet jatah daging
dibanding sympathy for mr.vengeance yang banyak mengambil gambar selengean, disini nampaknya visual yang ditampilkan lebih puitis, dan banyak scene-scene yang memukai mirip dengan grafik novel.walapun tidak memiliki twist sewah seperti oldboy tapi akhir cerita yang entah harus dikatakan happy ending atau tragis..hehe sangatlah memukau.

banyak yang saya tidak mengerti dari lady vengeance, entah saya yang tidak terlalu mengerti dengan detail-detail cerita yang ditampilkan melalui scene-scene yang terpotong atau memang chan wook park memberi kebebasan untuk kita dalam mengartikannya sendiri. seperti mistery wanita yang selalu bersama mr.baek., who is his ?


well, dari trilogy vengeance seri yang pertama tetaplah jadi favorit saya, dimana cerita lebih mudah dimengerti, adegannya lebih brutal dan emosi yang dijalin bisa membuat kita lebih terlibat didalamnya.Lady vengeance terlalu banyak menimbulkan pertanyaan dikepala sedangkan old boy menjebak kita untuk membenci sang protagonis..(hanya pendapat subjectif) ..hehe

tapi untuk melengkapi trilogy chan wook park rasanya Lady vengeance wajib buat ditonton..untuk mengetahui dendam apa saya yang dimiliki chan wook park yang diungkapkannya lewat film..

RATING :

Smiley 

Trust (2010)

Posted by shaddow on Sabtu, 31 Agustus 2013 , under , | komentar (0)



lupakan sejenak liam nesson..lupakan sejenak baku hantam..lupakan sejenak senapan..disini kita punya kehidupan nyata, disini kita punya korban kejahatan menunggu keputusan tak berdaya. sadap..hehe, sejenak saya lupa bahwa hoolywood juga bagian dari kehidupan manusia, manusia pada umumnya yang tidak selalu harus menarik pelatuk untuk menyelesaikan masalah.

eh cliv owen sama mel gibson itu saudaraan ga ? saya suka nyangka kalau mereka tuh sama.. :d

terkadang hollywood itu terlalu sibuk dengan fantasi-rantasi liar ,terlalu sibuk mencari kisah ajaib kehidupan, sampe melupakan hal yang sebenernya sering kejadian di kehidupan nyata, mungkin kita saking seringnya berita kejahatan muncul diberita, manusia udah menganggapnya hal biasa..sungguh ironis kehidupan kita.

saya jadi sadar sendiri,, kadang melihat berita kriminal di telivisi menggapnya hanya sebuah tragedi biasa dan melewatkan begitu saja demi spongebob semata..melontarkan kritik kacangan sepertinya ini tidak lebih hanya sebuah hiburan.


mel gibson kali ini menjadi seorang ayah yang kehilangan keperwanan anaknya akibat korban sosial media, jika kamu berharap dia akan melakukan petualangan dengan ngantongin beceng disaku jaketnya, lupakan karena ga bakalan ada baku hantam, ga bakalan ada tembak-tembakan,,hehe

Trust bukan cerita tentang pembalasan dendam,tapi tentang bagaimana suatu kondisi keluarga  ketika menjadi korban kejahatan,apalagi ini menyangkut masa depan anaknya,,frsutasi,putus asa panik yang dirasakan setiap anggota keluarga mungkin itulah yang terjadi pada keluarga korban dikehidupan nyata..


 kesialan itu ga harus menimpa anak broken home aja, ga harus karena masalah perhatian saja, yang selalu diangkat oleh sinetron kita, yang ga mau mengakui pemeran utamanya tuh bukan manusia sempurna, selalu menyalahkan keadaan bukan kelalaian..soalnya saya udah terlalu jengah dengan cerita film kita yang harus memasukan viagra dulu agar bisa menggerayangin korbannya..ahaha

film ini pas sekali momennya ketika banyak sekali kejahatan wanita dengan memanfaatkan sosial media, saya sering liat beritanya di tv.. dan saya selalu melontarkan komentar kacangan dengan menyalahkan korban " itu cewe bego apa gimana..masih percaya facebook ??" namun ternyata saya salah, film ini seolah menjadi tamparan bagi saya.. dinegara dimana orang yang membuat teknologinya aja masih ada yang percaya dimana dengan kita..hehe


mungkin kalau diluar sana masalahnya cuma berdasarkan pubertas doang..mungkin..hehe bagaimana dengan negara kita,seperti masalah keterbatasan pengetahuan, kelalaian, perkembangan peradaban yang harus disertai gengsi sehingga mendorong manusia untuk melakukan segala sesuatu yang disebut moderenisasi oleh lingkungan dan pergaulannya..?? saya rasa itu udah cukup menjadi alasan mendorong manusia untuk melakukan atau jadi korban kejahatan.
mari sejenak lupankan kisah fantasi yang bertabur keajaiban,, merapat menyaksiakan peristiwa nyata yang terjadi disekitar kita sebagai pelajaran..kisah yang selama ini kita anggap sebagai sebuah kecelakaan namun sebenarnya sebuah pembelajaran..asyikk..ahaha
kekhawatiran saya akan pembelokan genre ke action dalam film ini ternyata tidak tejadi,,dan untuk kekonsistenannya sebagai film drama yang tidak harus berakhir dengan happy ending saya akan beri angka yang pantas pada papan score dan sebuah tepuk tangan yang panjang....

RATING :

Smiley

Sympathy for mr. vengeance (2002)

Posted by shaddow on Jumat, 23 Agustus 2013 , under , , , | komentar (0)



dari judulnya saja kita udah bisa menebak bahwa ini tuh filmnya chan wook park,.. munculnya kata vengeance dalam premis ataupun poster film yang pertama terbesit dikepala saya pastilah beliau. karena seperti yang kita tahu sutradara yang satu ini amat tergila-gila dalam mengeksplore kata balas dendam.

film ini katanya pembuka dari trilogy  vengeance,namun sayangnnya old boy lebih mendominasi, padahal dari ketiga film tersebut Sympathy for mr. vengeance adalah favorit saya.film ini lebih mudah diikuti ketimbang kedua seri pengikutnya, karena alur yang berjalan maju tanpa diselingi flasback-flasback.

Adaptation (2002)

Posted by shaddow on Rabu, 21 Agustus 2013 , under , , | komentar (0)



ini untuk pertama kalinya saya nonton film charlie kaufman berkat rekomendasi temen yang katanya kebingungan dalam mengikuti alur filmnya. dan ternyata memang betul,,hehe

sebenarnya dalam alurnya biasa, berjalan maju, namun yang bikin unik adalah ketika kaufman mengadaptasi sebuah buku namun dari sudut pandang penulis nahskahnya bukan dari isi buku tersebut.hal yang membuat kita terpukau adalah timbulnya tanda tanya mengenai apakah adegan yang dijalani meryl streep itu kejadian nyata atau hanya adegan yang dibuat kaufman..????

Jackie Brown (1997)

Posted by shaddow on Minggu, 18 Agustus 2013 , under , | komentar (0)



jujur saya baru tahu bahwa jackie brown itu buatan quentin tarantino, secara yang saya tahu hanya kill bill dan reservoirs dogs yang terkenal itu saja.saya tidak begitu suka QT, mungkin karena dialog yang dianggap orang-orang cerdas, bagi saya terlalu membosankan..haha

namun cerdasnya QT selalu berhasil dalam membangun sebuah karakter yang kuat hingga menjadi memorable bagi penontonnya.dia doang yang udah berhasil menggeser kedudukan seragam kuning yang identik dengan bruce lee terus menggantinya menjadi sosok uma thurman.

Boogeyman (2005)

Posted by shaddow on Minggu, 11 Agustus 2013 , under , | komentar (0)



menurut riset yang saya cari dari sana-sini modal ngobrak-ngabrik artikel orang,untuk mencari keterangan mengenai boogeyman dan kemudian menemukan fakta bahwa dia adalah salah satu hantu legenda dibarat sono, yang kerjaannya suka nyulik anak kecil yang ketakutan,, boogeyman juga digambarkan dengan sesosok pria seram dengan baju compang-camping lengkap dengan karung yang ia gunakan untuk menculik bocah-bocah ditengah malam.

seiring perkembangan jaman, boogeyman sendiri memiliki berbagai versi tergantung orang menghiasinya gimana..karena ini toh hanya cerita orang tua belaka yang digunakan untuk menakut-nakuti anak mereka.

Sid & Nancy (1986)

Posted by shaddow on Minggu, 04 Agustus 2013 , under , | komentar (0)



sex pistol ?? 
saya ga tahu, tapi sering liat emblem atau kaosnya dipake anak-anak punk.. 
sidney ? 
itu nama kota bukan.. 
anak punk ?? 
bukan tapi bukan berarti ga ada kemungkinan..hehe 
terus ngapain nonton film ini ???
 mmhh..saya rasa gary oldman..

Chiken run (2000)

Posted by shaddow on Senin, 29 Juli 2013 , under , , , | komentar (0)



jauh sebelum saya mengenal shaun the sheep, terlebih dahulu saya sudah dikenalkan stop motion lewat karakter ginger, tokoh ayam yang selalu menghiasi layar kaca disaat hari spesial tiba. film yang digarap oleh peter lord ini cukup menarik dengan mengusung tema sederhana namun pengeksekusian luar biasa.

yang membuat stop motion terlihat menarik adalah terletak pada objek yang digunakan sebagai tokohnya,kalau tim burton setia dengan gaya ghotic pada setiap tokoh-tokoh stop motionnya, makan peter lord juga mempunyai ciri khas yaitu dia selalau senang mengeksplore dunia binatang.

chiken run bercerita tentang ayam-ayam petelur yang terancam kehidupannya, karena mr.tweedy si peternak selalu mendapat omelan dari istrinya akibat berkurangnya telur-telur yang ia dapatkan dari ayam-ayam peliharaannya.maka mr.tweedy memutuskan akan memotong ayam yang tidak bisa bertelur banyak lagi.kabar tersebut membuat panik para ayam-ayam termasuk ginger si ayam betina yang selalu punya mimpi untuk hidup didunia luar dipadang rumput yang hijau.

usahanya untuk melarikan diri selalu gagal karena yang menjadi penghambat adalah teman-teman ginger yang tidak pandai seperti dirinya. sebenarnya sangat mudah untuk ginger melarikan diri dari peternakan namun karena dia begitu peduli dengan teman-temannya dia tidak mau pergi sendirian agar terbebas dari kematian.
 kekonyolan-kekonyolan yang diciptakan oleh teman-teman ginger cukup berhasil membuat saya tertawa pada durasi awal,rencana-rencana matang yang telah disusun selalu berakhir dengan kegagalan.

tokoh-tokoh yang diciptakanpun cukup unik seperti si mac yang jenius,dan babs yang pandai dalam merajut yang nantinya diakhir cerita akan menjadi tokoh yang sangat berguna dalam membantu pelarian.dan sisanya adalah ayam-ayam betina pelengkap yang tidak kalah konyol juga dalam memancing tawa. dan  juga jangan lupakan fowler si ayam jantan tua sang komandan.

setelah usahanya selalu menemui kegagalan akhirnya harapan para ayam ini mulai padam kecuali ginger yang digambarkan sebagai ayam yang keras kepala dan tidak mau menyerah dengan apa yang diinginkannya, dengan susah payah ginger tetap meyakinkan teman-temannya bahwa diluar sana dunia lebih baik daripada hanya terkurung dikandang peternakan.

harapan para ayam untuk kabur kembali setelah rocky si ayam sirkus terjatuh dikandang peternakan, dan terjebak disana. ginger yakin bahwa ayam ternyata bisa terbang karena ia melihat rocky terbang melintasi peternakan. rocky ternyata ayam jantan yang kabur dari sirkus, dirinya berharga sangat mahal bila ditemukan.


dengan properti yang detail dan suasana peternakan yang terasa kental membuat kita dibawa kedalam suasana perkampungan sesungguhnya.detail-detail kecil yang sangat diperhatikan justru membuat film ini semakin hidup.penggambaran karakter melalui bentuk wajah dan suara melengkapi sudah keseruan film ini.
namun ternyata chiken run bukannya hanya menghadirkan nuansa komedi namun juga aura mencekam yang disajikan seperti penjagalan ayam dan mesin-mesin tajam membuat film seperti dark-comedy.tokoh jahat yang digambarkan mrs.tweedy sudah berhasil meneror ayam-ayam sehingga ketakutan. sedangkan mr.tweedy yang digambarkan sebagai peternak yang sedikit bodoh dan takut terhadap istrinya sebuah gambaran dekat dengan kehidupan kita sesungguhnya..hehe
 semuanya sudah dikonsep secara matang, kehidupan para ayam dalam sekotak kandang persis seperti gambaran eksploitasi manusia dalam sebuah penampungan atau juga bisa disamakan dengan kehidupan di sebuah penjara. tiba-tiba saja saya punya persepsi bahwa chiken run adalah prison break versi binatang..hehe

bahkan sampe ke detail kecilpun tidak luput dari perhatian peter lord seperti pedagang gelap yang menyusup kedalam kandang dimana nanti akan menjadi pemasok barang-barang untuk melarikan diri, mirip seperti shawhank ya..hehe dan sosok itu diperankan oleh 2 ekor tikus.
kecintaan peter lord pada dunia stop motion sudah tidak diragukan lagi, semenjak lulus kuliah dia sudah membuat studio kecil yang dikhususkan untuk memproduksi stop motion baik untuk iklan maupun film pendek.debutnya dimulai dengan serial televisi morp, dan kemampuannya mulai dilirik ketika ia menciptakan tokoh Wallace & Gromit film pendek pertamanya yang diganjar nominasi oscar.
 bersama sahabatnya nick park ia terus menggeluti dunia stop motion ini hingga sekarang,hingga menelurkan chiken run dan beberapa skuel dari Wallace & Gromit.peter lord mengaku tetap setia ingin mempertahankan animasi era tahun 80-an ini, walapun tidak seratus persen asli karena karya-karya terbarunya tidak terlepas dari sentuhan CGI walapun hanya sedikit.

walapun sudah  jarang sekali mengeluarkan film, tapi kecintaan peter lord pada stop motion bisa kita liat koq. lewat serial-serial televisi produksinya, bahkan di indonesia juga kita bisa menikmatinya seperti shaun the sheep dan timy time itu adalah keluaran studio miliknya.

chiken run adalah buatan sang maestro stop motion yang sayang untuk dilewatkan, dengan jalan cerita yang unik dan properti yang luar biasa mengagumkan bahkan sampai ke objek  kecilpun ditampilkan.sarat dengan pesan-pesan seperti layaknya film-film animasi lainnya.

RATING :

Smiley